Batuan Sedimen Laut Dalam
Batu Rijang (Chert)
Batuan sedimen silika endapan laut dalam yang tersusun dari cangkang mikrofosil radiolaria dan mengendap di kedalaman ribuan meter.
Batu Rijang (chert) merah Karangsambung merupakan salah satu bukti otentik keberadaan lantai samudera purba di kawasan Cagar Alam Geologi Kebumen. Batuan ini terbentuk di lingkungan laut sangat dalam (di bawah Carbonate Compensation Depth / CCD) pada ratusan juta tahun yang lalu.
Karakteristik & Mineralogi
- Kandungan Utama: Dominan tersusun oleh silika mikrokristalin ($SiO_2$) yang berasal dari penumpukan fosil organisme bersel satu penghasil silika, yaitu Radiolaria.
- Warna Merah Khas: Warna merah kecokelatan hingga merah tua dipengaruhi oleh kandungan senyawa besi oksida (hematit) yang teroksidasi saat pengendapan berlangsung.
- Sifat Fisik: Sangat keras, memiliki retakan konkoidal (patahan melengkung tajam seperti kaca) yang pada zaman purba sering dimanfaatkan manusia sebagai alat pemotong.
Genesis & Signifikansi Geologi
Keberadaan batu rijang yang berselingan dengan batulanau merah di Karangsambung menandakan bahwa wilayah ini dahulunya merupakan bagian dari palung laut dalam yang sangat dalam. Proses tektonik subduksi (penunjaman lempeng) kemudian terangkat ke permukaan bumi melalui proses orogenesa dan pembentukan komplek melange (campur aduk).